Dwi Murdianto

A Full Time Tourist
Film
Lainnya
Kuliner
Tempat Wisata
Buku
Resep
 

Review Film “The Secret in Their Eyes” (2009)

Kamis, 18 Agustus, 2011, 22:15 WIB @ Film.

Poster film "The Secret in Their Eyes" (2009) Film The Secret in Their Eyes ini adalah film drama thriller berbahasa Spanyol, menceritakan seorang agen federal bernama Esposito yang menyelidiki sebuah kasus pemerkosaan dan pembunuhan bersama seorang rekannya. Esposito berjanji kepada suami korban bahwa sang pelakunya akan dihukum seumur hidup atas perbuatannya. Cerita lainnya si Esposito ini punya bos seorang wanita namanya Iren, si Esposito ini suka sama wanita tersebut namun dia seakan-akan tidak menyukainya padahal dia maupun Iren tahu perasaan itu. Cerita selanjutnya pada saat penyelidikan kasus, Esposito mencurigai sosok seorang pria yang dia lihat ada di foto-foto korban koleksi sang suami korban, dia perhatikan mata pria itu selalu memperhatikan si korban, maka mulai lah Esposito mencari pria tersebut dan akhirnya menemukannya di sebuah stadion. Selanjutnya sang pria pun diintergogasi, nah pada saat interogasi masuk lah Iren dengan pakaian yang agak terbuka di bagian dada, si pria tersebut terus saja memperhatikan belahan dada si Iren ini dan Iren pun mengetahuinya dan kemudian dengan sengaja memancing-mancing pria tersebut hingga keluar lah watak aslinya, cerita selanjutnya sang pria pun dipenjara, kemudian lama berselang suami si korban melihat sebuah acara di tv dan dia melihat pria yang memperkosa dan membunuh istrinya tersebut ada di tv, pria tersebut bekerja sebagai agen keamanan, selanjutnya dia pun menelpon Esposito untuk melihat acara tv tersebut. Cerita selanjutnya Esposito dan Iren menemui seseorang untuk mencari tahu mengapa pria tersebut bisa bebas, dan setelah bicara dengan orang tesebut pada saat pulang Esposito dan Iren bertemu dengan pria pelaku pemerkosaan dan pembunuhan tersebut di sebuah lift dan dia mengintimidasi Esposito dan Iren dengan berpura-pura menyiapkan pistolnya. Untuk film The Secret in Their Eyes ini saya kasih nilai 83.


Review “AXIS Mobile Broadband”

Rabu, 17 Agustus, 2011, 16:37 WIB @ Lainnya.

Kartu perdana AXIS Mobile Broadband Hari ini saya membeli dua kartu perdana untuk internetan yaitu AXIS Mobile Broadband dan IM2 Broom Bastis. Sebenarnya saya tidak ada rencana membeli AXIS Mobile Broadband ini tapi berhubung ketika saya akan mengaktivasi kartu IM2 Broom Bastis (tempat terpisah, beda sama toko) yang baru saya beli kata staff IM2 yang saya temui disana katanya sistemnya lagi gangguan jadi tidak bisa melakukan aktivasi sekarang, kemudian saya balik lagi lah ke toko tadi dan membeli AXIS Mobile Broadband ini seharga 50 ribu rupiah (sudah termasuk pulsa 50 ribu untuk internetan selama 1 bulan). Kata si mas-nya kartu ini tidak bisa dipake nelpon dan kuotanya cuman 1GB, sesampai di rumah saya pun langsung coba koneksi internetnya, hal pertama yang saya lakukan adalah mencari tahu detail paket internetan ini, di situs resminya AXIS informasi yang saya dapatkan adalah AXIS Mobile Broadband ini baru bisa digunakan di wilayah Bandung dan akan menyusul di kota-kota lain, unlimited bla bla bla, harga 50 ribu / bulan, tapi anehnya tidak ada keterangan kuotanya berapa dan kalau sudah mencapai kuota kecepatannya akan turun menjadi berapa, wah.. kok gak lengkap ya ??? tanya kenapa ?! hehe.. OK lah setelah menelusuri lebih jauh akhirnya saya pun menemukan artikel di situs Selular Online, di situs tersebut saya malah mendapatkan informasi lebih jelas mengenai AXIS Mobile Broadband ini, kecepatan maksimumnya adalah 2 Mbps (sharing) atau sekitar 384 Kbps untuk kecepatan aktualnya, KUOTA 1GB, setelah mencapai kuota tersebut maka KECEPATANNYA AKAN TURUN MENJADI 64 Kbps. Agar bisa menikmati AXIS Mobile Broadband ini pelanggan harus membeli starter pack-nya, jadi tidak bisa menggunakan kartu perdana AXIS yang lainnya.

Selengkapnya


Review Film “The Green Hornet” (2011)

Rabu, 10 Agustus, 2011, 17:40 WIB @ Film.

Poster film "The Green Hornet" (2011) Film “The Green Hornet” ini adalah film komedi superhero, bintang utamanya adalah Britt Reid, anak seorang pemilik dan editor surat kabar The Daily Sentinel bernama James Reid. Bitt Reid ini adalah anak orang kaya yang pemalas dan setiap hari kerjaannya berhura-hura saja. Suatu hari ayahnya meninggal akibat alergi gigitan lebah, nah selanjutnya Britt Reid ini lah yang menjalankan surat kabar The Daily Sentinel tersebut. Setelah kepergian ayahnya Britt memecat semua pekerja yang melayani ayahnya di rumah, dan kemudian suatu hari dia mendapati kopi yang biasa dia nikmati tidak seenak yang biasa dia minum, ternyata yang biasa membuat kopi enak itu adalah Kato, seorang pekerja yang biasa mengurus mobil ayahnya yang juga selalu membuatkan kopi, selanjutnya Britt pun mempekerjakan Kato kembali. Kato ini adalah seorang teknisi handal dan jago bela diri, dia membuat hal-hal ajaib di mobil ayahnya seperti kaca yang tidak pecah walaupun dihantam oleh stick golf dan ban mobil yang bisa kembali normal setelah ditembak peluru dan lain sebagainya. Britt dan Kato ini kemudian menjadi teman dekat, dan selanjutnya mereka mempunyai ide gila untuk membuat keonaran dengan cara memotong kepala patung ayahnya, dan kemudian Britt menggunakan posisinya di surat kabar The Daily Sentinel untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai berita besar. Film The Green Hornet (2011) ini lumayan, untuk film ini saya kasih nilai 83 saja deh.


Review Film “Shaun of the Dead” (2004)

Rabu, 10 Agustus, 2011, 16:41 WIB @ Film.

Poster film "Shaun of the Dead" (2004) Film “Shaun of the Dead” ini adalah film komedi tentang zombie, bintang utamanya adalah Shaun, seorang pria berusia 28 tahun yang berprofesi sebagai seorang salesman di sebuah toko alat-alat elektronik. Shaun ini orangnya agak-agak konyol, dan dia punya seorang sahabat bernama Ed yang tinggal bersama dia yang kelakuannya lebih konyol lagi. Suatu hari terjadi semacam wabah yang membuat orang-orang menjadi zombie, orang yang tergigit zombie ini akan berubah menjadi zombie juga, selanjutnya cerita utama film “Shaun of the Dead” ini adalah tentang usaha Shaun menyelamatkan teman, pacar dan orang tuanya dari zombie-zombie tersebut. Film Shaun of the Dead ini ceritanya sih cuman gitu-gitu aja, komedinya juga biasa saja, yang menarik untuk dilihat sih tingkah konyol Shaun dan Ed, untuk film Shaun of the Dead ini (2004) saya kasih nilai 82.


Review Film “Crazy Heart” (2009)

Minggu, 7 Agustus, 2011, 18:36 WIB @ Film.

Poster film "Crazy Heart" (2009) Film “Crazy Heart” ini menceritakan seorang penyanyi dan penulis lagu country yang dulunya terkenal bernama Otis “Bad” Blake. Di masa tuanya Bad menyanyi dari satu kota ke kota lainnya dengan bayaran seadanya, Bad ini adalah seorang pecandu alkohol. Suatu hari dia bertemu dengan seorang jurnalis yang tertarik untuk meng-interview dia, nah dia dan jurnalis tersebut lama-lama jadi dekat, jurnalis tersebut bernama Jean Craddock, seorang janda yang memiliki seorang anak berusia 4 tahun bernama Buddy. Selanjutnya Bad diminta untuk tampil membuka konser Tommy Sweet, seorang bintang musisi country muda yang dulu belajar dari Bad, Tommy ini sangat menghormati Bad sebagai mentor dan juga temannya. Di masa tuanya Bad merasa sebatang kara, dulu dia pernah menikah 4 kali, dia punya seorang anak yang saat ini berusia 28 tahun yang belum pernah dia lihat. Ada satu quote yang saya ingat dari film ini, bunyinya “Pick up your crazy heart and give it one more try.”, itu adalah salah satu bait dari lagu sedih yang dalam film ini diciptakan oleh Bad. Untuk film Crazy Heart (2009) ini saya kasih nilai 89.


© 2012 Dwi Murdianto. All rights reserved. | Sitemap. | RSS.
Bahasa Pemrograman | Belajar Komputer | Game PC Terbaru | Jadwal Sepak Bola
Komponen Komputer | Turis Internet
 

My Zimbio

Dwi Murdianto - Find me on Bloggers.com